Kampus Merdeka

Kampus Merdeka

Glossarium for Beginner

    • amosnano1
      Subscriber

      Maksud dan tujuan saya disini adalah untuk membantu pembelajaran teman2 yang berasal dari background non-engineer karena mungkin dalam prosesnya terjadi miskonsepsi baik mengenai korelasi antar-teori maupun perbedaan study case, dan akronim beserta prosedur translasinya ke engineering report secara komprehensif. Sebagai contoh :

      1. jika strain adalah ratio antara nilai deformasi dan panjang awal. maka dapat dikatakan juga sebagai pengukuran deformasi dari sebuah material.

      2. Plot dari dua pengukuran strain dengan perubahan panjang sebagai axis horizontal dan nilai strain sebagai axis vertikal (memiliki hasil true di bawah engineering) sehingga berbeda konsep dengan perbandingan antara kurva engineering stress-strain, dan kurva true stress-strain (memiliki hasil true di atas engineering) 

      # Formal Description 

      Deformation is a measure of how much an object is stretched, and strain is the ratio between the deformation and the original length.

      Stress expresses the internal forces that neighbouring particles of a continuous material exert on each other, while strain is the measure of the deformation of the material

      # Raw Description

      Stress = tekanan Strain = jarak antar partikel. Namun dalam prakteknya tidak sesederhana demikian karena perhitungannya masih dipengaruhi lagi oleh load, boundary, contact point, dan physical reaction jika terkena panas,dll serta nature dari sifat kebendaaan itu sendiri, dan nature dari daya yang mempengaruhinya.

      Jika dianalogikan dengan pengibaratan telur dan ayam, maka yang menjadi pertanyaan adalah ayam ataukah telur yang terlebih dahulu ada? dalam hal ini yang lebih awal stress, atau strain?

      Mungkin bersamaan. Namun jika kita kembalikan kepada esensinya maka saya pribadi lebih memilih ayam karena merupakan materi komplit. Yang mana strain juga berkaitan dengan jarak antara partikel sebuah materi kemudian dari keregangan materi tersebut baru muncul internal force yang menyelimuti area tersebut sehingga pengukurannya disebut force per unit area of the object atau “σ = F/A” while strain is extension per unit length "ε = dl/l".

      Yang menariknya adalah ada juga yang menyebutkan bahwa stress can happen without strain, but strain cannot happen without stress. Pernyataan tersebut tidaklah benar. Hal ini dibuktikan dengan mengaplikasikan load di arah y yang menyebabkan stress di arah tersebut, akan tetapi hooke's law menunjukkan strain di arah x tidak bernilai nol. Hal ini dikarenakan materi yang ditarik keluar pada y-plane, menyebabkan materi pada x-plane bergerak ke dalam untuk mengisi tempat yang tadinya terisi sebelum adanya daya tersebut, seperti layaknya karet yang semakin tipis jika ditarik. Di situasi ini x-plane tidak memiiliki external force yang mempengaruhinya namun mengalami perubahan panjang. Sehingga strain dapat terwujud tanpa stress di x-plane. 

      Next mungkin akan kita bahas tentang pembuatan engineering report dan memasukkan spesifikasi masalah yang akan disolve melalui software

    • faridnugroho21
      Subscriber

      Saya kurang memahami dalam mendefinisikan connection dari kedua body, can you help me with that? 😀

       

Viewing 1 reply thread
  • You must be logged in to reply to this topic.